Asia

Menyantap Makanan dengan Sunset di Tai O

Share
Sunset di Desa Nelayan, Tai O (Foto: Istimewa)

Meskipun Tai O hanya berjarak kurang dari 15 km dari tenggara Tung Chung, perjalanan ke desa ini akan makan waktu sekitar 1 jam dengan mobil, 2 jam dengan bus, atau 3 jam dengan hiking. Setelah sampai disini, menurut sumber dari expedia kamu akan merasa seolah-olah Anda baru saja naik mesin waktu!

Desa Nelayan

Sejak lebih dari 300 tahun yang lalu, para keluarga nelayan tinggal di rumah-rumah perahu atau membangun rumah mereka dalam gaya rumah panggung, di sisi barat Pulau Lantau. Mereka mencari ikan di perairan Laut China Selatan dengan cara tradisional, berbeda dari para pedagang dan pelaut yang telah mendayagunakan pelabuhan-pelabuhan modern di Hong Kong Island. Tai O sendiri merupakan sebuah pulau yang terpisah oleh 2 sungai dari pulau utama Lantau.

Potret Kehidupan Lokal

Kunjungi Tai O untuk menyaksikan potret kehidupan lokal Hong Kong yang lebih sederhana dan tenang. Menyeberanglah menggunakan jembatan angkat yang dioperasikan secara manual untuk mencapai kota kecil di sepanjang tepian sungai ini. Waktu air sedang pasang, rumah-rumah mereka tampak seperti mengapung diatas air. Tapi kalau sedang surut, pengunjung bisa lihat bahwa sebenarnya rumah-rumah ini ditopang oleh tiang-tiang kayu kecil pada fondasinya.

Usaha Pancingan Selama Ratusan Tahun

Dulunya kota ini merupakan pusat produksi garam, imigrasi ilegal dan penyelundupan barang, tapi hanya usaha memancinglah yang tetap bertahan di desa selama ratusan tahun. Pengunjung Tai O bisa melihat bagaimana generasi dari keluarga-keluarga nelayan meneruskan usaha keluarga mereka, seperti memperbaiki jala, memilih tangkapan ikan, dan membuat sambal udang spesial. Namun seperti juga komunitas lainnya, generasi muda biasanya lebih suka mencari kesempatan yang lebih baik di kota besar, dan karena itu jumlah populasi desa ini terus menurun.

Pariwisata Penopang Daerah

Pariwisata merupakan salah satu usaha yang penting bagi daerah ini. Salah satu bangunan landmark-nya adalah Kantor Polisi Tai O, yang telah diubah menjadi sebuah hotel dan restoran. Kunjungi juga Klenteng Yeung Hau, merupakan sebuah cagar budaya yang dilestarikan, dibangun pada tahun 1699. Ikuti juga tur kapal yang biasa dipandu warga lokal untuk menyaksikan ikan lumba-lumba China. Wisatawan juga bisa mencoba membeli sambal udang khas mereka dan menikmatinya bersama sebuah sajian sambil menyaksikan pemandangan sunset.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *