Indonesia

Inilah The Great Oko di Garut

Share

Dikelilingi pohon pinus, berhawa sejuk, dan semilir angin yang lembut, ini dia The Great Oko. Hutan wisata yang jadi destinasi baru buat weekend di Garut.

Ada satu lagi tempat wisata baru di Garut, Jawa Barat. Namanya The Great Oko. Wisata ini menawarkan keindahan dan kesejukan alam yang asri di tengah-tengah hutan yang dipenuhi pohon pinus.

The Great Oko Garut

Tempat wisata ini terletak di Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Garut. Jika dari kawasan Nagreg, lokasi wisata ini bisa ditempuh dengan waktu 60 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun empat melalui jalur Limbangan-Malangbong.

Awalnya tempat wisata ini merupakan hutan produksi milik Dinas Perhutani Kabupaten Garut bernama leuweung (hutan) Oko. Karena dirasa memiliki daya tarik, tempat ini kemudian disulap menjadi sebuan tempat wisata baru.

Selain menikmati kesejukan alam khas pegunungan, di tempat ini pengunjung dapat menikmati pemandangan yang indah. Banyaknya pohon pinus yang menjulang tinggi, suasana tebing dan hutan rindang yang mengelilingi lokasi wisata menjadi daya tarik tersendiri.

Bahkan, di waktu-waktu tertentu pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan hewan liar seperti lutung dan kera.

“Tempat wisata ini terbentuk secara tidak sengaja, berawal saat kami (pengelola) dari Alumni SMPN 1 Selaawi angkatan 95 sedang reuni dan botram (makan-makan) di sini. Setelah dipikir-pikir ternyata ini bagus untuk dijadikan objek wisata. Kemudian kami langsung mengkoordinasikannya dengan pemerintah di sini,” ungkap salah seorang pengelola, Ayep Saepuloh.

Di tengah-tengah tempat wisata ini, ditambahkan juga puluhan payung yang digantung di antara pohon pinus. Beberapa rumah pohon juga sengaja dibangun oleh panitia untuk spot berswafoto.

The Great Oko Garut

Para pengunjung biasanya memanfaatkan tempat wisata ini untuk tempat makan bersama. Selain itu, setiap Sabtu dan Minggu, tempat ini juga sering dipakai sebagai tempat berkemah oleh sebagian orang.

“Emang wisata ini baru ya, cukup indah. Ini terbilang unik karena baru ada satu wisata yang seperti ini di Garut. Jadi banyak pilihannya,” kata salah seorang pengunjung asal Sukabumi Ganjar Ramdhani (34).

Sejak pertama kali dibuka pada awal Oktober 2017 lalu, tempat wisata ini mulai dipadati pengunjung. Berdasarkan data dari pihak pengelola, sebanyak dua hingga tiga ribu pengunjung memadati kawasan ini setiap minggunya.

Uniknya, wisatawan yang datang ke tempat ini tidak dikenakan tarif khusus. Wisatawan hanya perlu mengeluarkan uang seikhlasnya untuk biaya parkir dan kebersihan.

sumber: travel.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *