Indonesia / Video Drone

Pohon Kiara Pulau Peucang Yang Berumur Lebih Dari Satu Abad

Share

Pohon Kiara yang berusia sekitar seabad lebih “satu-satunya pohon yang selamat saat letusan Krakatau tahun 27-8-1883” tumbuh di hutan Pulau Peucang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pohon yang juga memiliki nama ilmiah Ficus Benjamina L, itu masih sangat utuh di Pulau Peucang.

Pohon Kiara Pulau Peucang

Analis Data Pemanfaatan Pengawetan dan Pelayanan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Apuy menjelaskan, pohon Kiara dilindungi dan tidak boleh dirusak oleh siapapun. Tidak hanya Kiara, pohon lainnya juga dilindungi.

Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Taman Nasional Ujung Kulon, pohon Kiara merupakan tumbuhan raksasa rimba yang berbatang besar, tajuknya rapat, daunnya berbentuk lonjong, dan pohonnya dapat mematikan tumbuhan lain.

Perkembangan kiara pencekik ini diduga berasal dari fases satwa liar pemakan buah ara yang dijatuhkan pada sebuah tajuk pohon. Biji akan berkecambah dan tumbuh sebagai efifit. Lambat laun akan mencekik batang inangnya hingga mati dalam kurun waktu tertentu, yang tinggal adalah tumbuhan yang semula efifit, kini menjadi pohon yang mampu berdiri sendiri.

Ciri-ciri akar pohon ini tinggi 20 sampai 25 meter, batang tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung, cokelat kehitaman.

Jenis daunnya adalah daun tunggal, bersilang berhadapan, panjang 3 sampai 6 cm, lebar 2 sampai 4 cm, bertangkai pendek, petualangan menyirip, hijau. Buah buni, bulat, panjanh 0,5 sampai 1 cm, biji bulat, keras dan berwarna putih.

Pohon Kiara Pulau Peucang

Penyebarannya dapat ditemukan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dengan ketinggian tempat 100 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Buah kiara ini biasanya dimanfaatkan sebagai pakan berbagi jenis burung dan primata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *