Berita

Objek Wisata di Malaysia yang Cocok untuk Kaum Muslim

Sumber: Istimewa

Bagi para wisatawan muslim, merupakan sebuah kewajiban berkunjung ke Masjid di tempat yang sedang di datangi. Malaysia memiliki Masjid Sultan Abu Bakar yang telah menjadi ikon tempat wisata bagi kaum muslim disana. Sebagai salah satu peninggalan sejarah, bangunan masjid ini menunjukkan kebesaran Kerajaan Johor di masa lalu.

Masjid Sultan Abu Bakar Berada di lokasi yang sangat strategis, di atas bukit di Pantai Lido, menghadap ke Selat Tebrau, selat yang memisahkan daratan Malaysia dengan Singapura. Alamatnya di Jalan Masjid Sultan Abu Bakar, 80990, Johor Bahru, Johor Darul Takzim, bersebelahan dengan Kompleks Islam Johor. Bersumber dari asiawisata, mari kaum muslim menelusuri masjid tersebut.

Arsitektur Gabungan

Denah masjid yang berbentuk segi empat ini pada sisi kiblatnya terlihat lebih panjang. Bagian utama dari bangunan itu merupakan ruang sembahyang dengan atap yang berbentuk limas tunggal tak bertumpuk, selayaknya masjid bersejarah lainnya. Arsitektur masjid pun gabungan dari India Muslim, Persia dan Eropa Klasik. Sangat sedikit sekali unsur arsitektur lokal.

4 Menara

Masjid Sultan Abu Bakar memiliki empat menara, masing-masing terdapat di setiap sisinya. Menara sisi utara menyatu dengan pintu masuk utama, sementara menara lainnya berada di sisi timur yang menghadap ke Pantai Lido, sisi kiblat dan selatan. Denah fondasi menara berbentuk segi empat bujur sangkar yang menjurus keluar dari ruang utama. Pada menara sisi utara dan selatan, terdapat plengkung model Romawi.

4 Lantai Setiap Menara

Setiap menara masjid memiliki empat lantai. Denah di lantai 2 berbentuk bujur sangkar, sedangkan lantai 3 dan 4 berdenah segi delapan, dengan puncak yang berbentuk kubah kecil bersisi 8 model Persia. Setiap lantai dihiasi dengan balustrade atau hiasan yang berderet mirip dengan susunan gigi.

Pilaster Beralur

Setiap sudut menara terdapat pilaster dengan alur-alur (molding), dan terdapat jendela di setiap 2 pasang pilaster. Hiasan ini menunjukkan adanya pengaruh seni arsitektur yang berkembang di Eropa pada era Renaissance. Hiasan amortizement yang terdapat pada ujung atas pilaster juga menggambarkan ada pengaruh klasik Eropa.