Berita

Mong Kok Sebagai Pesona Tradisional

Sumber: Istimewa

Tempat wisata satu ini merupakan area tersibuk di Hong Kong. Para pelancong akan menyaksikan pemandangan, keramaian pasar dan kedai makanan tradisional pinggir jalan. Expedia menjelaskan, Mong Kok bukan hanya area terpadat di Hong Kong, tapi juga di dunia. Pastinya bisa menjadi wisata yang unik bagi kalian.

Sudut Sibuk

Dalam bahasa Kanton, Mong Kok memiliki arti yang pas, “sudut sibuk,” namun jangan biarkan sebutan itu menyurutkan langkah kalian. Sebagian toko dan pasar jalanan paling populer di Hong Kong berada disini, dengan kelompok-kelompok pedagang yang khusus menjual satu produk tertentu, dari ikan emas sampai busana pernikahan.

Pesona Tradisional

Warga dan pengunjung bisa menjual, membeli, dan tawar-menawar semua jenis barang di jalanan Mong Kok, yang memiliki ciri khas campuran bangunan kuno dan baru yang eklektik. Kawasan mempertahankan pesona tradisional dengan toko dan kedai kecil dari jenis yang nyaris punah di bagian Hong Kong lainnya.

Bagian dari pesona area ini berasal dari nama-nama julukan khas yang diberikan pada jalan tertentu, sesuai dengan barang yang dijual disana. Goldfish Street terpusat di Tung Choi Street. Disini kalian akan menemukan aneka toko dan stan yang menjual ikan tropis dan peralatan akuarium, sementara Ladies Street di dekatnya menjual semua jenis pakaian dan aksesori untuk perempuan.

Pemberian nama tersebut berlanjut dengan Flower Market Road dan bahkan Photocopy Street, sebuah kawasan yang terkenal karena banyaknya toko fotokopinya.

Tempat Belanja Sekitar

Wisatawan akan menemukan fashion Jepang dan Barat terbaru di jalan Dundas dan Shantung. Langham Place tak jauh dari Mong Kok hanyalah satu dari banyak mall yang dipenuhi dengan merek-merek terkenal, sedangkan Argyle Centre yang sering sesak menjual pakaian dan CD heavy metal murah. Mong Kok Computer Centre berlantai 3 menampung lusinan toko yang menjual perangkat keras, perangkat lunak, dan aksesori komputer.

Finger Food

Pastikan mencicipi makanan kecil di salah satu dari banyak kedai makanan di jalanan Mong Kok. Kebanyakan kedai menjual “finger food” sebuah makanan yang bisa dimakan langsung dengan tangan, seperti dim sum, tahu goreng, dan bakso ikan, namun ada juga masakan Jepang, Thailand dan Italia.